Pagi sobat eMKa Land, dingin dan hujan tidak menutup semangat kita.

Wow… sekarang eMKa Land seperti restoran, bisa request kasus… Tapi syaratnya ngantri ya, sabar syaratnya.

Karena banyak yang sepertinya punya kasus dengan ketidaksiapan punya anak lebih dari 1, sehingga korbannya sering anak pertama. Benar nggak sih? Tentu salah.

Coba kita empati bersama, jadi anak kita yang pertama yang mendapat semua perhatian penuh tapi gangguan. Apalagi orangtua yang memberikan semuanya lebih tapi diminta.

Terus tiba-tiba kehadiran adiknya dia harus kehilangan perhatian, kehilangan kekuasaan, selalu diposisikan salah, menjadi biang keributan bahkan selalu jadi bahan pembanding dan harus mengalah.

Kebayang ya di sini ada 800 anak pertama, maka ada 800 anak yang pasti sangat tidak bahagia jika berada dalam kondisi ini.

Apa yang harus kita lakukan? Ajak anak pertama untuk bersama juga adiknya, selalu libatkan dia walaupun hanya untuk ganti popok, bilang bahwa adiknya jadi baik pasti si kakak yang sudah beri contoh, pujilah dia, rangkul dia bahwa baik tidaknya adiknya sangat tergantung dia. Jaga hati dan perasaannya bahwa perhatian tetap pada dia, dan kita ajak dia bersama untuk  jaga adiknya.

Jika perasaan ini bisa dijaga, sampai kapan pun kita bisa menikmati keakraban, saling menyayangi, saling merindukan, itu yang saya rasakan.

Mindful Parenting mengedepankan empati dan rasakan bagaimana yang dirasakan oleh anak, maka kita akan jadi orgtua yg dicintai.

Menyalahkan anak besar dan berikan mainan agar tidak ganggu adiknya bukan solusi MP.

Yuk selamatkan perasaan anak pertama, akan selamatkan keluarga.

Smile
Melly Kiong
@mellykiong
 

Yang belum kasih nama kota dan telpon, jangan salahkan kami jika sewaktu-waktu tidak bisa komunikasi ya?

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>