Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, sorry baru sempat nulis, karena dari pagi sibuk jawabin pertanyaan sobat-sobat yang begitu perhatian tentang kondisi saya sekeluarga. Terima kasih kami baikbaik saja.

Dari bencana banjir ini, ada banyak pembelajaran empati yang bisa kami komunikasikan dengan anak-anak, lewat tayangan televisi ada saudara yang seluruh rumahnya terendam, ada keprihatinan yang dipahami. Ketika bicara tentang Om Ady yang masuk kantor dengan susah payah melewati rintangan, ada tanggung jawab yang tersampaikan. Ada Tante Lina yang begitu mengkhawatirkan Mamanya yang kena banjir, ada perhatian anak ke orangtua yang pantas diteladani, bagaimana Bu Ries membuka dana nasi bungkus bagi korban banjir, ada peduli sesama yang tersampaikan, belum lagi kondisi motor mogok yang kena banjir yang mereka lihat sendiri, ada rasa prihatin yang mereka bawa. Bahkan ketika saya mengajak teman-teman mahasiswa IBII kumpulkan baju bekas untuk korban banjir Banten, ada contoh peduli nyata yang mereka rekam. 

Sobat orangtua, Mindful Parenting mengajak kita sadar bahwa kondisi seburuk ap apun selalu ada sisi baik yang bisa kita ambil dan bisa kita transfer ke anakanak kita jika kita jeli melihatnya. Yuk dari bencana banjir kita selipkan empati pada anak-anak kita, agar mereka bisa ikut merasakan apa yangg dirasakan oleh saudara yang lain.
 

Jadikan sebagai bahan obrolan sama anak hari ini ya.

Mari tetap doakan dan sebarkan kepedulian apa pun yang bisa kita lakukan.

Semoga saudara yang kena musibah tabah dalam menjalankan cobaan, semoga kepedulian dan rasa persamaan nasib akan menggilas segala perbedaan yang ada.

Salam peduli
 

Smile
Melly Kiong
@mellykiong

Pola asuh berkesadaran adalah solusi bagi negeri.

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>