Tanggal 23  Februari 2013  adalah hari yang bersejarah bagi eMKa Land, dimana  menjadi ajang pertemuan  pertama dengan  sobat eMKa Land  yang selama  ini di dunia BBM, tetapi  kesempatan  ini disponsori Hakasima, dan  kesempatan  ini saya memberikan  materi Mindful Parenting sebagai ajang perubahan nyata yang akan  kita usung sesuai misi dan visi kita, bahwa kita akan  melakukan perubahan  yang dimulai dari diri sendiri dan keluarga.

Sungguh sebuah Seminar yang sangat menarik, di mana  Melly Kiong  mengupas  tuntas dan bukan lagi menyentil  kami tetapi serasa “ ketampar”. Ternyata begitu banyak kesalahan yang telah kami lakukan  selama  ini sebagai orangtua, demikian  testimoni salah seorang peserta (bapak Jazir.C) dan hampir semua testimoni peserta yang ikut begitu dasyat dan  memberikan  energi bahwa  eMKa Land  harus terus  meluas  menyebarkan dan semua peserta bersedia  menjadi anggota eMKa Land  yang nyata dan loyal dikemudian  hari .
Keyakinan  kami bahwa eMKa Land  adalah secercah harapan  bagi bangsa kita ke depan untuk mencetak generasi muda dengan  pribadi-pribadi unggul dan bahagia dimulai dari rumah, khususnya dari orangtua yang mau berubah menjadi lebih baik. Sadar untuk mendidik dengan penuh kasih dan sabar, dan  eMKa Land  sudah menyiapkan 6 pilar yang sangat penting bagi keluarga untuk mewujudkan keluarga yang bahagia dan  dukungan dari semua pihak. Dalamkesempatan ini kami juga mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan dan kerjasama pihak Hakasima dalam mewujudkan impian kami sebagai anggota eMKa Land, besar harapan kami ini akan terbangun  kerjasama  jangka  panjang.
Kita yakin  akan bangun komunitas yang berbasiskeluarga dengan kualitas yang lebih baik dari sebelumnya, dan eMKa Landdengan Mindful Parenting akan mewujudkan Indonesia Emas.

 Testimoni :

  • ·       Puji Tuhan…saya berterima kasih sekali…dipertemukan dengan ibu Melly, dengan pencerahannya melalui cara pola asuh anak yang baik. Bukan suatu kebetulan. Buat saya ini pelajaran yang berharga. Saya bisa memetik pelajaran dari ini semua. “Justru dengan hadirnya seorang anak” ditengah-tengah kita” Tuhan memberikan kesempatan pada kita untuk bisa memberikan yang terbaik. Terimakasih sekali ibu Melly. (Ovi Patricia jktJ)

  • ·       Kemarin Dashyat mom, sangat menyentuh <3 ibu2 warga Pondok labu !! Mereka banyak bercerita yang selama ini mereka salah dalam mendidik putra mereka !! saya atas nama PKK Kelurahan Pondok Labu mengucapkan banyak terima kasih atas semua yang di berikan !! Salam kasih n hormat kami kpd mommy <3 !! We :* u !! (Melilea, bu Lurah Pondok Labu)


  • ·        yang saya dapatkan(dari seminar Mindful Parenting): saya baru nyadar dan ngeh kalau pengasuhan terhadap anak saya selama ini ada yang kurang dan ada yang kurang tepat.:) yaa..alhamdullilah kemarin dengerin mbak Melly bisa berbagi ilmu dan tercerahkan.
  • Harapan tuk emka ke depan: mbak..tetap semangat dan iklhas mengajarkan tentang pola pengasuhan anak ke ibu-ibu indonesia. Dan harapan saya agar emka land mendapat dukungan-dukungan dari berbagai lembaga, instansi, LSM, organisasi-organisasi wanita yang punya concern yang sama yaitu di dunia pendidikan anak

  • Atau..mungkin galang sponsor-sponsor dari berbagai perusahaan-perusahaan besar di indonesia..minta dukungan…dengan memasukannya pada program CSR masing-masing perusahaan…:) pasti Insya Allah akan semakin berkembang sayap kita tuk menyebarkan niat dan semangat yang tulus tuk terciptanya generasi emas indonesia. Iyaa…krn mereka telah tersentuh hatinya mbk..berarti mbak melly terampil mengarahkan mereka n mengetuk pintu hatinya tuk sadar n berubah…Selamatt mbak (Ima)


·      

  • ·        Mantap…makanya aku ajak kamu itu u/ keliling say, ke sekolah2. Aku merasakan ilmu terapan yang kau bagi. Bukan sekedar teori. Dan semuanya harus disebar segera. Pengalaman Melly saat berkarir menunjukkan dia mendidik anak tanpa rasa cemas, bingung, atau gelisah…karena Melly ibu yang kreatif, tugas mendidik anak menjadi penuh suka cita dan penuh kasih-sayang yang dalam. Hubungan baik antara ibu dan anak telah menjadi kunci keberhasilan Melly hanya lewat tulisan-tuisan kecil di tempat-tempat yang acap dilihat anak, apalagi teka-teki yang pasti akan dikenang dan diwariskan sepanjang masa. Banyak sekali yang ingin saya ungkapkan, saat saya sadari sayapun mampu sebenarnya melakukan, tapi kita terbelenggu dan tergilas oleh waktu. Melly tak pernah bermain-main dengan waktu, itu yang membuat dia sukses. Disiplin, inilah contoh yang tak bisa diumbar lewat mulut, diingatkan kepada anak lewat kata-kata yang terus-menerus diulang, tapi dengan contoh. Anak melihat, anak akan menyerap .(Ries-bekasi)


  • Saya punya 2 anak. Yang ke-2 didiagnosa autis. Nah, kayaknya selama ini memang waktu saya lebih banyak handle yang kecil. Yang besar agak terlantar. Saya mohon tips bagaimana memperbaiki hubungan saya dengan anak yang besar agar bisa terjalin komunikasi seperti kamu dan anak-anakmu.Saya baru ngeh dan merasa bersalah dengan anak ini. Setelah dengar masukan-masukan dari kamu. Bagus banget seminarnya(Luci).


  • Melly Kiong : kamu boleh jadikan momentkemarin sebagai moment kamu untuk minta maaf sama anakmu atas ketidak pengetahuan kamu selama ini, tidak usah malu minta maaf dan perbaiki diri kita. Kasih dia perhatian dan tidak menghakimi anak kita


  • Saya melihat acara kemarin bagus sekali untuk belajar jadi orang tua. Berharap banyak ortu yang mengerti bagaimana mendidik anak. Dan kalo bisa juga buat ortu yang punya anak berkebutuhan khusus. Dimana posisi ortu seperti ini harus bisa membagi waktunya. Karena menghadapi individu yang berbeda. Berharap Melly bisa berbagi juga dengan ortu seperti ini.:)


  • ·        Emka land membuka hati dan pikiran saya untuk lebih berteman dengan anak , bukan sebagai bos yang keinginan dan petintah harus selalu dituruti. Harapannya: emkaland tambah sukses dan melebarkan sayap ke Indonesia. Aku yakin emka land adalah solusi untuk Indonesia yang lebih baik. (Rika, bu Lurah cipete selatan).


  • 😀 Saya bersyukur kepada Tuhan atas pengalaman spiritual dan emosional hari ini. Sungguh berterima kasih kepada Melly karena apa yang telah dibagikan hari ini membangkitkan dorongan keyakinan saya pentingnya memenuhi panggilan hati untuk beranjak dari hal sederhana dan realistis. Saya beroleh anugerah besar sepanjang hidup saya hingga hari ini. Terpanggil untuk terus memberi diri, Sekalipun seringkali tak paham harus ada di mana atau harus bagaimana, saking terlalu seringnya terdorong menangisi ketidakberdayaan manusia-manusia dalam mengatasi masalah kehidupan. Filosofis yah… Hehehe…. Kebanyakan merenung dan “baca” situasi…  (Sifra Susi Langi)😀
  • Melly, saya sendiri ingin mengubah beberapa hal dalam saya mengelola rumah tangga saya sebagai implementasi dari apa yang saya terima hari ini. Kesaksian dan teladan hidupmu bukan sekedar menginspirasi tetapi sungguh-sungguh membuat saya harus melakukan introspeksi diri. Once again, Thank you for Today session.



  • ·        ‎​‎​‎Angela:Setelah saya mengikuti seminar tante tadi, walaupun saya sudah 2x ikut seminar. Tapi setelah seminar yg pertama saya ikuti, saya masih belum dapat mempraktekkan 100% kepada anak-anak saya. Tapi mulai hari ini, saya akan berusaha berubah untuk anak-anak dan untuk keluarga saya. Saya mau tanya tante gimana caranya menyuruh anak saya melakukan sesuatu agar dia mau mengerjakan. Misalnya mandi, belajar, dll. Saya sudah bicara baik-baik sampai 3-4x kadang mereka nggak dengar. Kalau saya sudah mau pukul, baru dia kerjakan. Saya jadi bingung apa anak sekarang maunya dipukul dulu baru dengar orang tua:). Semoga saya diberi kesabaran ekstra dalam mengasuh dan mendidik anak-anak. Terima kasih tante.


  • ·   Terima kasih kepada Ibu Melly yang telah memberikan saya kesempatan menghadiri seminar Mindful Parenting, seminarnya sangat bagus dan membuka mata kita para orang tua yang selama ini tidak pernah menyadari bahwa anak selalu mencontoh prilaku orang tua, semua yang ada dalam seminar adalah benar. Mulai 24 Februari saya berjanji akan mendidik kedua anak saya dengan penuh kasih, menjadi pendengar yang baik bagi mereka dan mencoba memahami perasaan mereka.  Seminar yang harus dihadiri para orang tua. Saya yakin dengan semakin banyaknya orang tua yang bergabung dan mengikuti seminar yang diadakan Emka Land perubahan besar akan terjadi, anak-anak dan orang tua akan bahagia karena mereka akan menjadi keluarga yang penuh cinta, dan masa depan anak-anak cerah.   Ibu saya akan selalu menanti seminar Ibu berikutnya. Love you Bu( Siska, Jakarta)

  • saya regret kenal Ibu telat coba lebih awal, pasti kedua anak saya nggak pernah saya pukul walau cuma beberapa kali, karena saya seperti yang Ibu Bilang, kita cape, sampai rumah anak-anak ribut, saya kemarin sudah praktekin walau cape sesudah 5 hari pameran, pulang anak-anak berkelahi, yang gede iseng, yang kecil cengeng, saya coba sabar ternyata saya bisa bu. Kemarin waktu ikut seminar Ibu saya sampai nangismemahami kekeliruan saya dan juga mungkin saya nggak akan divorce sama suami saya karena masalah anak-anak, karena kami punya cara didik yang berbeda, dan karena salah menata keluarga, ex-husband terlalu memanjakan anak dengan materi, sedang saya nggak setuju dengan cara itu tapi dia susah dikasih tahu.  Anak saya yang besar sudah terlalu bergaya hidup bourjouis, semoga bersama Ibu saya bisa pelan-pelan mengajarkan yang terbaik. Saya sudah nggak sabar mau membaca ke-3 buku Ibu, pasti saya bisa mendidik mereka dengan baik sebaik keluarga utuh. Amien(Siska, Permata Hijau)

(

·      



Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>