Tanggal 1 Januari 2013, hari yang seharusnya bahagia buat siapapun, namun tidak buatku. Aku melakukan kesalahan fatal dalam menjaga perasaan anakku Matthew.  Aku salah menafsirkan apa yg dia lakukan, aku marahi dia didepan sepupu2 dan om serta tantenya.
Aku marah krn aku mengharapkan lebih dari dia, aku mau dia mengikuti kemauanku saat itu tanpa bantahan.
Sungguh malu setelah Julian memediasikan kami, bahwa apa yg aku lakukan itu yg tdk benar menurutnya.

Aku tersadar, aku berproses, aku membangun keegoisanku bahwa aku yg benar utk kasus Matthew dan aku. Aku begitu yakin akulah yg benar.

Setelah aku belajar merendahkan hati utk berempati dan menempati posisi Matthew, aku malu dan sangat malu, aku datang dan meminta maaf darinya.
Dan Matthewpun meminta maaf padaku serta memberikan penjelasan atas apa yg terjadi.
Aku menyesal ats ketdk sabaranku.

Aku bersyukur telah diberikan kesempatan belajar dan terus belajar menjadi orgtua bagi mereka, aku belajar memberikan ruang bagi mereka untuk didengarkan walaupun kdg tak mudah. Aku berproses dgn alami.
Inilah mindful parenting, yg mengajarkan kita berproses bersama, tdk selalu mulus tetapi yg enting adalah proses penyelesaian setiap masalah harus dituntaskan, dan orgtua juga perlu kesadaran bahwa tidak selamanya kita bener, kita hrs berani minta maaf dan bukakan pintu diskusi sehingga kita bisa belajar dari kesalahan itu bersama sama.

Aku bangga dan bersyukur atas pembelajaran di hari pertama ini, aku bangga dengan teamwork dari anak anak kami dan tentunya juri hebatku yg memberikan kami kesempatan menyelesaikan masalah krn keyakinan akan kemampuan kami bersama.

Intinya yg terbangun karakter demokratis , keberanian menyuarakan apa yg dirasakan, kemampuan memberikan contoh meminta maaf dan saling menghargai.

Mindful Parenting selalu mengedepankan cara berproses bagaimana menjadi orgtua membangun hubungan yg lebih bahagia bersama anak anak di rumah.

  • Menata yang belum tertata mulai hari pertama di tahun yang baru

Selamat sore semua sahabatku, Selamat Tahun Baru semangat baru harapan baru bagi yang baru bergabung.

Sesuai dengan visi dan misi eMKa untuk membantu Menata Keluarga Indonesia mulai dari keluarga sendiri, untuk itu mulai hari ini konsep Mindfull Parenting yang akan kami pandu secara rutin hanya dikirimkan kepada yang benar-benar bersedia ikut dalam konsep dan tentunya kami ukur perubahan yang terjadi sebelum dan sesudah mengikuti mindfull parenting. Jadi mohon beri tanda smile balik, tanda anda membaca dan beri komentar jika tidak setuju atau setuju, apakah anda mau mencobanya dan lihat perubahan apa yang akan terjadi dalam keluarga kita. Berkontribusi dengan eMKa, artinya berkontribusi buat anak Indonesia, jika kita sadar menjadi orangtua yang baik maka akan memberikan dampak yang semakin dasyat untuk anak-anak kita.

Tujuannya akhir adalah membangun generasi yang bahagia, penuh cinta dan peduli sebagai generasi yang akan menyelamatkan dunia.

Terima kasih atas kepedulian semua sahabat dan mulai besok saya hanya akan posting kepada yang tergabung dalam eMKa land’s group, dan berharap diteruskan kepada 10 keluarga, maka akan ada 3000 keluarga yang belajar untuk berubah ( saran dari Bu Ries sobat eMKa) sungguh amazing dan semua bermuara pada Mindfull Parenting-nya eMKa Land.

Sebuah testimoni yang cukup menggugah tentang Mindful parenting :
” Pasti…. Amy akan slalu belajar dan belajar demi masa depan dan kebahagiaan anak-anak. Berkat “BC” dari ibu, Amy mulai bisa bersikap tenang menghadapi anak-anak, khususnya si kecil. Semoga semakin hari, Ami akan semakin baik lagi. Karena masa anak-anak tak akan mungkin kembali lagi.  Sebuah bibit kesadaran yang bertumbuh dan berharap terus bertumbuh bersama disini hari demi hari.

Sukses bahagia untuk kita semua
Yakin dan percaya eMKa akan berguna bagi siapapun yang peduli dan mau berubah.

Mindful Parenting??Solusi untuk generasi Indonesia yg LEBIH BAIK

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>