Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, saya paling bahagia jika ada yang bisa saya tulis dan saya bagikan supaya kita belajar, berbagi dan maju bersama.
http://hndipb10.blogspot.com
Kemarin saya menemukan mading Matthew dalam bahasa Mandarin yang ditugaskan oleh sekolah. Karena saya tidak bisa baca, saya melewatinya dengan biasa saja bahwa saya melihatnya sedikit berantakan. Tidak lama kemudian neneknya protes, seakan-akan Matthew hanya anggap keluarga inti adalah papa mama dan kakak adik, walaupun itu benar, tapi karena neneknya protes Matthew hanya minta maaf karena memang dia hanya catat yang ada di buku. 
Kemudian dia bertanya bagaimana hasilnya? Sebelum saya jawab jujur, dia sudah menjelaskan bahwa yang kelihatan kotor itu sebenarnya adalah pentelnya yang tumpah, kena sikunya akhirnya dia oleskan dan menurut dia jadi artistik seraya bertanya, kreatif ‘kan aku Ma???
Ya… ya… harus saya akui kreatifnya, dan berani mengalihkan kekurangannya dengan alasan yang cukup masuk akal. Yes, saya bersyukur ada hasil didikan kreatif yang mulai terlihat. Apresiasi kecil yang kita lakukan akan membangun rasa percaya diri anak di kemudian hari.
So orangtua, yuk kita selalu beri ruang anak kita untuk berkarya dan bersuara.
Mindful Parenting selalu mengedepankan rasa nyaman bagi anak untuk hidup di masa kini, dan menikmati kebahagiaannya.
Yuk kurangi ocehan pada mereka, pusatkan pada keberhasilan kecil mereka dan syukurilah dengan pujian.
eMKa Land, solusi orangtua cerdas Indonesia


Smile
Melly Kiong

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>