Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, semangat pastinya ya bisa kumpul dengan keluarga. “Teras Melly Kiong” sedang diet jadi bolehnya minum teh saja ya, karena mau makan bihun sama mertua.

Puluhan tahun suami istri yang berjualan bihun di mobil, dari anak-anaknya masih kecil sampai sekarang sudah pada perjaka. Kadang ada rasa terenyuh melihat ibunya yang harus bermandikan keringat ketika goreng bihun di dalam mobil, bapaknya yang sigap dalam melayani, sampai anak-anak lelaki kecilnya ikut cuci piring di samping, dengan tangan-tangan mungilnya. 
Namun pagi ini ketika aku melirik ke sebelah mobil, ternyata tangan-tangan kecil itu sudah berubah menjadi tangan-tangan perjaka yang masih tetap sigap.
Langsung terbayang bagaimana mental juang yang tertanam rapi dalam diri anak-anak itu tapi sengaja, yang setiap hari melihat peluh ibunya, melihat cara papanya yang semakin renta dalam melayani, kemungkinan itu yang membuat anak-anak perjaka itu bersedia mengalahkan jiwa mudanya yang seharusnya masih tertidur di kasur empuk seperti kebanyakan anak muda lainnya.

Gambaran anak-anak yang tahu balas budi sudah terlihat. Sedikit bayangan akan masa depannya. Dan peluh orangtuanya pasti akan tergantikan dengan keberhasilan mereka kelak.
Ada haru ada bahagia melihat perkembangan mereka, mau ah nanti sore ceritakan ke anak-anak tentang kisah keluarga itu.
Mindful Parenting selalu menyadarkan kita untuk terus belajar dan belajar dengan empati kita akan sensitif terhadap sekeliling kita.
Selamat berlibur, selamat beribadah dan semoga semua bahagia.
Salam smile
Melly Kiong


“Anakanak bukan pendengar yang baik, tetapi mereka adalah perekam yang ulung.”

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>