23 juli 2013
Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, semilir angin yang menari-nari di “Teras Melly Kiong” sungguh menawarkan kesejukan dan penuh kedamaian ditambah lagi semerbak wanginya teh.

Saya bertemu dengan seorang ibu yang memperlihatkan betapa putus asanya dia dalam hubungan dengan anaknya yang baru 13 tahun, serta memohon dengan memelas agar saya bisa berikan waktu 15 menit saja kepadanya, untuk dengarkan dia. Sungguh pemandangan yang membuat saya terenyuh, spontan terbayang bagaimana dengan anaknya selama ini? Apakah ini adalah wujud perlawanan akibat orangtua monster yang selalu ditampilkan tanpa sengaja? Tak pernah ada pelukan dan bahasa cinta yang didengarnya, ditambah lagi nada hentakan sebagai nyanyian buruk yang ikut andil membangunkan benteng pemberontakannya dan siap-siaplah menunggu peluncurannya.

Sobat orangtua, kondisi demikian pasti tidak ada yang bahagia, baik anak maupun orangtua bukan? Apakah bisa kita harapkan anak yang berubah? Rasanya tidak karena apapun yang dilakukan anak itu adalah pantulan atas apa yang dia terima dari sekelilingnya. So, mari kita mulai beri pantulan yang mengademkan, ubah hentakan kita dengan sapaan manis, mari isi rekaman indah bagi mereka.
Mindful parenting adalah solusi cerdas menuju orangtua yang pantas untuk dicintai dan dihormati.
Selamat pagi, Selamat meninggalkan topeng monster dengan bahagia
Salam
Melly kiong

“Hentakan orangtua adalah sayatan yang terus menggerogoti sifat baik anak-anak “

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>