27 juli 2013
Selamat pagi sobat eMKa Land yang bahagia, libur? Saya tidak lho, tapi saya semangat mau share dengan orangtua di Kediri doakan ya “Teras Melly Kiong” semakin banyak yang berkunjung dan ngobrol disini.

Hasil obrolan kemarin nih sama sobat Lena, yang baru menyesal demo orangtua yang mereka lakukan hanya karena PR yang banyak dari sekolah menurut mereka? Ternyata itu hanya salah satu alasan untuk menghindarkan diri dari emosi yang tidak siap ketika menghadapi anak bikin PR. Orangtua jika menyadari maksudnya PR hanya untuk mengulangi apa yang sudah diajarkan sekolah, menyadari kalau PR bukan nilai sempurna yang didapat, namun proses anak melatih diri untuk berusaha, bertanggung jawab dan disiplin, saya yakin orangtua perlu membiarkan anak untuk mendapat nilai sesuai dengan kemampuan dan berapa besar usahanya. Kalaupun anak tidak siap, biarkan dia menghadapi konsekuensinya, ini semua adalah proses yang akan membangkitkan cara pendewasaan anak. Jadi bukan dengan membelokkan arah anak untuk jalan yang gampang.
So mikir lagi yuk, kembalikan kepada proses buat anak kita bukan hasil akhir sebuah angka, dan nikmatilah semua sebagai tayangan yang tak akan bisa diputarkan kembali.

Selamat pagi,
Smile Melly Kiong

“Jika kita disuruh memilih anak, pasti kita akan memilih anak yang terbaik, namun sadarkah kita untuk anak yang terbaik juga butuh usaha kita yang terbaik?”

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>