14 November 2013
Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, masih sangat terasa kesejukan yang menyegarkan di Teras Melly Kiong lho, so minum wedang jahe enak kali ya ..

Wow kemarin banyak sekali ilmu yang saya dapatkan lho, khususnya tentang perbedaan wanita dan pria, jadi semakin tahu tentang pria termasuk bagaimana menghadapi anak yang laki-laki dan anak yang perempuan lho. Oh ya sesuai topik pagi ini, saya mengangkat kasus sobat Dewi yang mendapati anaknya kurang jujur soal uang. Dimana uang yang seharusnya dikembalikan tetapi tidak dikembalikan karena si anak menganggap orangtua tidak tahu.

Jangan panik dulu, setiap kali jika kita menemukan kesalahan seperti apapun selalu ingat dan yakinkan ke dalam diri kita bahwa seburuk apapun anak kita mereka tetap anak kita. Positif dulu bahwa kesalahan apapun yang mereka lakukan pasti ada sebab, introspeksi kedalam diri kita apakah pemicu ketidak jujurannya dikarenakan anak tidak pernah mendapat uang jajan sehingga dia membutuhkannya? Atau dia tidak berani berterus terang karena orangtua selalu memasang kuda-kuda yang membuat mereka pesimis dan takut?

Sobat orangtua, kesalahan anak justru adalah kesempatan terbaik untuk mendidiknya menjadi benar jika bisa dikomunikasikan, libatkan mereka untuk menganalisa, dan biarkan mereka yang memutuskan apakah itu baik atau tidak dan setelah itu baru kita yakin bahwa mereka tahu dan titipkan pesan untuk tidak mengulangi yang mereka sudah tahu akan baik buruknya.
Sederhana sekali seharusnya jika semua orangtua mau menerapkan Mindful Parenting, tidak usah merasa salah dalam menjadi orangtua, tetapi selalu sadarlah untuk memperbaiki diri demi anak-anak yang lebih bahagia.

Salam Smile Melly kiong

“Kesalahan adalah garis start untuk sebuah kebaikan”

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>