22  Januari 2014
Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia,
Rabu sejuk banget di “Teras Melly Kiong” makanya saya seduh teh yang panas membahana. Beberapa pertanyaan ibu-ibu saya rangkum jadi satu ya. Pagi ini kita akan bahas ketakutan ibu-ibu yang mendapatkan anaknya memainkan alat kelamin. Tabu ya??? Sebenarnya cara kerja otak orangtua yang tidak menempatkan diri di sisi anak. Kalau kita bicara tentang anggota tubuh, alat kelamin juga termasuk kan?

Saya yakin anak tidak mengerti terlalu jauh, bahkan yang diketahui hanya untuk kencing, dan kalau ada rangsangan beda rasanya jadi dijadikan sebagai permainan. Tidak ada yang lain!!! Jangan melebarkan pikiran ke mana-mana ya bapak dan ibu. Sebenarnya sudah pernah dibahas sebelumnya tentang sex edukasi, kita tidak usah terlalu detail membahasnya kembali silahkan baca sendiri di blog. Tetapi yang saya mau angkat adalah jika menemukan anak kita melakukan hal yang fatal menurut kita, padahal belum tentu demikian adanya, selalu siapkan diri kita untuk menerima dan menjadikan pundak kita sebagai tempat pertama buat anak kita menumpahkan tangisnya ( kata Bu Irene), bagaimanapun kondisinya dia tetap anak kita. Jangan membangun stres yang lebih panjang buat anak kita. Setelah tenang kita tanyakan mengapa dan bagaimana selanjutnya mereka harus bersikap supaya tidak mengulangi perbuatan yang sama. Jangan orangtua langsung merasa dunia sudah mau runtuh. Percayalah, masih banyak kendala dan masalah yang akan kita hadapi, tetapi rapatkan barisan, kita belajar bersama dengan eling disini.

Salam Tenang Smile Melly Kiong

NB: saya minta maaf, untuk yang tidak pernah komunikasi silahkan add PIN BB  saya 282E5978 dan yang disini akan saya delcon, untuk memberikan kesempatan kepada yang lain supaya Mindful Parenting bisa menyebar makin luas demi kebaikan bagi anak-anak. Terima kasih

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>