Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, semangat Kamis dari yang manis, selalu ceria dengan cinta yang tulus dalam berbagi dari teras”Melly Kiong”. Saya setiap hari selalu mendapat semangat dari yang bertanya, yang mengajukan topik untuk dibahas, dan perubahan-perubahan baik yang sudah dirasakan dalam keluarganya.Terima kasih kepada Tuhan yang memberiku kesempatan indah ini. Beberapa hari ini saya dapat pertanyaan orangtua yang mengkhawatirkan anak-anak yang sangat pintar mengarang cerita atas apa yang belum pernah dilaluinya bahkan ada yang cenderung mengkhawatirkan. Saya jadi ingat teman SMA saya yang menceritakan semua kondisinya terbalik, karena ketidakpuasannya atas kondisinya dan membuat dia berimajinasi dengan mengarang cerita yang tidak sesuai, dan ini ternyata sangat menyakitkan dirinya. Hal ini disebabkan karena ketidak mampuan untuk menerima semua kondisi dengan legowo. Hal ini sangat mungkin terjadi karena anak terbangun dengan kondisi ketimpangan yang sangat jauh beda secara sosial bukan hanya disebabkan karena ekonomi saja. Misalnya anak yang mendapat perlakuan terlalu ekstrim, akan membuat dia berimajinasi mendapatkan sesuatu yang berbeda dari kondisinya. Jadi sebaiknya orangtua juga sensitif dalam hal ini, seandainya sudah di atas ambang sebaiknya konsultasikan dengan psikolog anak. Tidak menghakimi anak dan berikan ruang buat mereka menikmati masa anak- anaknyanya mungkin akan membangun imajinasi positifnya yang membuahkan kreatifitias. 

 

 “Ciri anak yang kreatif adalah punya kemampuan berimanjinasi dengan positif”

 

Salam

Melly kiong

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>