15 juli 2014
Selamat siang sobat eMKa Land, selamat bersantap siang (bagi yang tidak berpuasa :D), saya mohon maaf bangat karena suatu hal saya baru bisa nulis untuk “Teras Melly Kiong”, jadi bukan ngeteh tapi ngemil ya.
Sambil nunggu mama Marsya untuk tanda tangan MOU, saya santap siang sendirian, dan disebelah saya ada 4 ibu-ibu yang menceritakan bagaimana problemnya anak-anak yang di rumah, bagaimana inginnya mereka punya anak-anak robot dan memperlihatkan kegeramannya serta maunya ini dan itu. Ada rasa greget dan akhirnya saya tidak tahan juga saya kasih kartu nama, dan ajak mereka masuk ke web www.menatakeluarga.com agar mereka punya solusi. Tahu apa yang saya dapatkan? Tidak ada ekspresi sama sekali …he he he, dalam hati saya ketawa dan sekaligus sangat prihatin dengan anak-anaknya. Karena saya semakin yakin sangat banyak anak-anak yang menderita karena orangtua yang belum mau sadar. Isuenya ada 64 juta anak-anak lho, mereka adalah anak-anak yang akan menyelamatkan bangsa ini. Sedih ya? Jujur iya dan sangat memprihatinkan, apalagi disini masih sering saya menemukan orang yang bertanya sesuatu yang sudah dibahas, seakan akan tidak guna membaca.
Yuk selalu eling berubah demi anak-anak kita. Mindful Parenting adalah solusinya
Selamat siang
Smile Melly kiong

2 Responses to “Ada 4 ibu-ibu sedang bicara tentang problem anak-anaknya di rumah”

  1. Ririn Hastuti

    Ibu Melly, saya pernah mem-post status di facebook mengenai parenting, ternyata banyak teman2 saya yg berlawanan dgn sama hingga “unfriend” dgn saya. Pdhl dalam postingan saya itu isinya mengenai kiat parenting yg saya ambil dari bbrp seminar dan tokoh spt Anda. Rata2 mrk beralasan bahwa parenting yg saya post kan adalah sudah ketinggalan zaman, mereka beranggapan bahwa zaman sudah modern dan sbg “ortu yg modern”sudah pantas bahwa anak diserahkan pada pembantu, krn sibuk mencari uang…jika pembantu tidak bisa ya titip ke sekolah dini, under 1 thn. yang penting ada uang maka urusan anak beres…
    saya geregetan sekali, dan dalam postingan tsb byk teman yg “sepaham” dgn saya, anehnya yg sepaham ini memang teman2 yg msh mengutamakan pendidikan karakter dalam keluarga dan berlatar belakang keluarga yang kekeluargaan dan demokratis.
    JIka model orangtua yang “modern” (katanya) ini berkembang, maka habislah generasi muda kita yang berakhlak dan berhati nurani.

    Reply
    • inilah tugas kita yang lebih dahulu sadar akan pentingnya pendidikan karakter. tak perlu terpengaruh dengan orang yang berlawanan dengan kita selagi kita yakin dengan pendidikan yang kita terapkan kepada anak-anak kita. salut untuk ibu Ririn. terus berjuaaaang….:D

      Reply

Leave a Reply to Melly Kiong

Click here to cancel reply.

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>