Senin, 12 Januari 2015

 

Selamat pagi sobat eMKa Land yang bersemangat, Senin adalah permulaan hari, jika baik maka kita akan semangat sampai Jumat ke depan. Teras “Melly Kiong” tidak pernah tidak menyemangati benar?

 

Wow, sudah ada beberapa orangtua yang dapat masalah ketika anak-anaknya tidak mendapatkan apa yang diminta, selalu bandingkan orangtuanya dengan orgtua temannya.

 

Ini adalah hal yang wajar. Jadi ingat Julian komplain waktu kecil dan karena saya kerja sedangkan mama temannya tidak kerja. Saya mencoba menjelaskan dengan bahasa sederhana, kalau mama temannya tidak kerja karena dia orang kaya. “Apa itu orang kaya?” tanyanya pada usia 4 tahun. “Orang kaya adalah orang yang banyak uangnya” begitu aku coba jelaskan. “Kenapa mama tidak mau jadi orang kaya?” ia balik tanya. “Oh, mau makanya mama kerja dan kumpulin uang biar nanti kaya dan tidak kerja.”

 

Beberapa bulan kemudian saya sakit tidak masuk kerja, dan spontan dia datang “Oh mama sudah kaya ya?”

 

Menurut saya setiap anak harus dibiasakan diberikan penjelasan dan libatkan mereka dalam mengambil keputusan. Jika sampai sudah tahap ngeyel, bagaimana kita ajak anak kita tukar dengan temannya dan rasakan bagaimana punya orangtua lain. Ini yang saya pernah dengar dari Ivi sahabat saya, dan katanya cukup baik solusinya.

 

Yakinkan ke anak setiap dari kita punya aturan yang berbeda dan pastinya setiap orangtua punya alasan mendidik yang sesuai dengan kondisi dan anak.

 

Siap mencoba ya? Yuk kasih ruang buat anak didengarkan.

 

Salam Smile Melly Kiong

www.emkaland.blogspot.com

www.menatakeluarga.com

 

“Tidak ada orangtua yang mau dibanding-bandingkan, demikian juga anak-anak.”

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>