Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, semangat Kamis dari yang paling manis di teras “MellyKiong”, yuk kita ngeteh.

Kemarin saya bongkar lagi tulisan seorang anak SD, yang mempertanyakan bagaimana mengutarakan perasaannya yang merasakan kekosongan jiwa dalam dirinya, karena kedua orangtuanya yang sangat sibuk dan tidak ada waktu buat dia. Kalaupun ada waktu itupun sudah malam dengan kelelahan yang luar biasa.
Kebayang betapa tak berdayanya si anak.

Kemarin sempat lihat video sahabatku Pak Jarot yang mengatakan jika orangtua yang bekerja sebagai pengusaha atau apapun yg ada hubungan dengan usaha yg mendatangkan uang, secapek apapun dia akan lakonin, sudah sampai rumah dia mandi dan pergi lagi.Kog tidak capek? kog ada waktu?

Saya tidak mau buat kesimpulan karena kolega memberikan uang, sedangkan anak tidak.

Jadi tidak heran juga mengapa orangtua semakin banyak yang tidak bahagia.Boleh jadi anak2 yang selalu kosong jiwanya akibat tidak ada memori kebahagian yang terisi?

Yuk kita coba,coba itu tidak dosa.

Smile
Melly kiong

“Jangan berharap gelas jiwa anak kita akan penuh jika kita tidak pernah mengisinya dengan cinta”

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>