Bagaimana menegur anakku?

Selamat pagi sobat eMKa Land yang berbahagia, saya tidak boleh berhenti menjadi pengumpul masalah orangtua agar semakin banyak yang bisa belajar disini. Teras “MellyKiong” harus berjalan terus dan mottonya jadi pegangan semua “belajar, berubah dan bagikan”.

Seorang ibu bertanya kapan boleh memberikan uang jajan pada anaknya? Karena ini sudah dibahas, saya tidak mengulanginya lagi tetapi saya akan langsung ke pertanyaan kedua. Bagaimana cara menegur anak kami yang salah menggunakan uang kolekte untuk jajan, akibat dia melihat temannya jajan.

Yang pertama kita lakukan adalah mendengarkan apa masalahnya. Dan kedua tidak menghakimi dengan menasehati. Sebaiknya setelah mendengarkan, ajak anak melihat apakah yang dia lakukan itu benar? Imannya dipertegas, dan menurutnya apakah bohong itu diizinkan dan disukai Tuhan?

Dari situ ajak dia cari solusi? Bagaimana supaya dia tidak melakukan hal yang tidak baik menurut dia. Apakah boleh menentukan waktu jajan dalam seminggu ituhari apa? Berapa besarnya? Libatkan anak untuk diskusi.

Saya yakin anak anak akan lebih terbuka jika ada masalah, karena orangtua mempraktekkan dimensi pertama dan kedua.
Selamat mencoba jika ada masalah yang senada.

Smile
Melly Kiong
www.menatakeluarga.com
www.emkaland.blogspot.com

“Bantu anak cari jalan keluar dengan melibatkan mereka untuk berpikir, bukan jadi pahlawan dengan menunjukkan jalannya”

Leave a Reply

XHTML: You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <s> <strike> <strong>