Teh Cinta (eMKa hari ke-222) – Mencintai Dengan Rasa Empati

Terkadang sebagai wanita selalu menginginkan pasangan kita romantis terhadap kita, namun sayangnya tidak semua pasangan kita bisa seromantis seperti harapan kita. Apalagi type seperti suami saya yang sejak mulai dari pacaran hingga menikah tidak bisa romantis dengan kata-kata. Suami saya mengungkapkan rasa cintanya dengan caranya sendiri. Ketika saya terlalu sibuk bekerja, suami sungguh perhatian dan […]

Teh Bakti (eMKa hari ke-221) – Cinta Pertamaku Hanya Untuk Papi

Kata orang, cinta pertama seorang anak perempuan ialah pada ayahnya. Namun cinta pertamaku tak seindah yang kuharapkan. Ayahku tak seperti sosok ayah dalam cerita dongeng keluarga yang sungguh sangat indah. Keinginan papi untuk membangun bisnis di Jakarta membuat kami sekeluarga harus berpisah dalam waktu yang cukup lama. Itu membuat aku merasa kehilangan sosok papi di […]

Teh Anak (eMKa hari ke-220) – Ayah yang Tidak Menghakimi dan Penuh Welas Asih

Tadi malam ketika suami pulang dari tempat usaha menemukan posisi pintu mobil bagian belakang kiri terbuka namun tidak ada siapapun di dalam mobil. Tanpa berkata apapun suami lalu menutup pintu mobil. Semalam ternyata yang terakhir keluar dari mobil adalah Devlin, Mega dan Ghosa. Tadi pagi ketika Ghosa masuk ke kamar untuk pamit mau berangkat ke […]

eMKa Hari Ke – 21 (Teh Muda) Hang Out Anak Muda

  Minggu lalu ketika saya harus bertugas belajar dan nginap selama 2 hari. Ternyata itu adalah kesempatan yang baik buat Suami, Julian dan Matthew punya Men’s Timenya. Cerita bagaimana bahagianya seorang papa menyaksikan dan merasakan anaknya nyetir dalam kondisi grogi sungguh adalah moment yang baik sekali. Ditutup hang out dengan makan ropang sejauh yang diminta […]

(eMKa Hari ke – 21 (Teh Cinta) Takut Ciuman Habislah Kau

Sering saya iseng tanya ibu ibu masihkah berciuman sama suaminya, spontan matanya terbelalak dengar pertanyaan saya. “Hariiii gini…emang anak remaja? Sudah tua bu Melly.” Begitulah jawabannya. Saya tidak tahu apakah benar demikian kondisi umumnya namun bagiku itulah akar permasalahannya. Cinta tidak pernah dipupuk tapi kita terus mengharapkannya berbuah keharmonisan dalam sebuah hubungan. Yuk…berpikir kembali bersama […]

eMKa Hari Ke – 22 (Teras Melly Kiong) Anak Tidak Pantas Menderita

  Aku menemukan kasus yang sangat menyakitkan, 30 tahun seorang anak harus hidup dengan pola asuh yang salah dan berada dalam tekanan. Bahkan pernah berpikir bunuh diri adalah solusi terbaik karena tidak ada jalan lain. Sedangkan bagi orangtua merasa luar biasa punya anak yang sangat nurut tidak pernah melawan dan baik baik saja dirumah. Siapa […]

eMKa Hari ke – 19 (Teras Melly Kiong) Anak Tetap Anak yang Tak Berdaya???

Semalam saya harus melepaskan Mbak Kiki untuk kembali ke kampung demi memenuhi keinginan orangtuanya yang memaksa dia harus menikah dengan anak laki-laki sahabat orang tuanya. Dari curahan hatinya saya jadi tidak begitu yakin dengan kebahagiaan buat dirinya. Jujur saya merasa sangat tidak fair, seharusnya orangtua yang mau mendiskusikan terlebih dahulu dan berikan ruang buat anak […]

eMKa Hari ke-18 (Teh Bakti) Ibuku Memberiku Lebih…

Kemarin aku undang anak anak muda dari JCI untuk berkunjung ke rumah Karakter dan rumah Emak. Sebelumnya perkiraan saya mereka adalah anak anak yang sangat beda generasi dan cara pandangnya. Namun yang menarik adalah ketika dongeng dimulai semua anak seperti diputarkan kembali memori lamanya bersama dengan orangtuanya. Dan yang luar biasanya banyak yang tidak disadari […]

eMKa Hari ke – 14 (Teras Melly Kiong Negeri Tanpa Ayah Sangat Nyata

  Wulan menagih janji saya untuk berbagi tentang “Negeri Tanpa Ayah” yang begitu menarik perhatiannya. Saya juga sangat ingin bagikan namun karena sibuk dengan kegiatan lain jadi ada alasan untuk menunda. Namun dari 2 anak yang saya ngobrol dengan saya dengan sangat tegas tidak menginginkan bapaknya ada dalam keluarga. Mengapa demikian?? karena bapaknya tidak hadir […]

eMKa Hari Ke – 15 (Teh Bakti)

Hari ini jadwalku pulang ke Bangka, dan seperti biasa pasti papa akan sempatkan untuk menjemput walaupun sesibuk apapun. Tapi kali ini teman – teman mainku menawarkan diri untuk menjemput, yang juga tidak enak aku tolak. Lalu aku putuskan untuk telpon papa pagi – pagi dan ceritakan kondisinya, Karena aku juga harus menjaga perasaan papa yang […]